Perbedaan sekolah ra dan tk

Hem / Utbildning & Karriär / Perbedaan sekolah ra dan tk

perbedaan sekolah ra dan tk

Serta membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang positif, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas.

TK

Taman Kanak-kanak (TK) dirancang untuk menjadi taman bermain sekaligus tempat belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini. Namun, tak banyak yang mengetahui perbedaan antara TK dan RA ini.

Ruang lingkup pembelajaran di TK lebih umum dan bersifat nasional, ruang lingkup pembelajaran di RA berfokus pada ajaran agama Islam. TK juga seringkali menerima siswa baru setiap saat selama tahun ajaran berlangsung.

Sementara itu, RA biasanya hanya menerima siswa usia 4 hingga 6 tahun. Tujuan utama TK adalah membantu anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari segi fisik, kognitif, bahasa, sosial, maupun emosional.

TK lebih umum dan komprehensif dalam kurikulumnya, sementara RA lebih fokus pada pendidikan agama Islam dan ajaran Al-Quran.

Orang tua harus mempertimbangkan faktor-faktor tersebut saat memilih antara TK dan RA untuk anak-anak mereka. Nah TK (Taman Kanak-Kanak) dan RA (Raudhatul Athfal) merupakan bagian dari jenis PAUD Formal.

PAUD Formal merupakan sistem pendidikan yang bersifat terstruktur, sehingga PAUD formal merupakan tahapan atau bagian dari jenjang pendidikan.

Selain itu, orang tua juga harus terus memberikan tantangan dan mengajak anak untuk mengikuti kegiatan yang positif di luar lingkungan sekolah, seperti kegiatan sosial, kegiatan dan seminar pendidikan yang dapat membantunya memperluas wawasan dan mempertajam kemampuan anak. TK bertujuan untuk mempersiapkan anak-anak dalam menghadapi pendidikan formal di tingkat lebih lanjut, seperti sekolah dasar.

Sedangkan pada RA, isi kurikulum lebih banyak bersifat agama Islam, seperti menghafal doa, sholat, dan mengenal nabi dan rasul.

Pola Pengajaran

Selain perbedaan pada kurikulum, TK dan RA juga memiliki perbedaan pada pola pengajaran dan situasi belajar mengajar. Oleh karena itu, pemilihan mainan yang tepat akan sangat mempengaruhi perkembangan anak-anak usia ini.

Strategi Menghadapi Perilaku Anak Usia Pra-Sekolah

Para orangtua atau pendidik harus memiliki strategi khusus dalam menghadapi perilaku anak usia pra-sekolah agar dapat membantu perkembangan yang optimal.

  • Memberikan kasih sayang
  • Kasih sayang yang diberikan oleh orangtua atau pendidik dapat memberikan pengaruh positif pada perkembangan anak usia pra-sekolah.

  • Memberikan batasan yang jelas
  • Batasan yang jelas akan membantu anak-anak usia ini untuk lebih fokus, teratur dan disiplin dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

  • Memberikan kesempatan bermain yang bervariasi
  • Memberikan kesempatan bermain yang bervariasi akan membantu anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka.

Perbedaan TK dan RA

TK atau Taman Kanak-kanak adalah lembaga pendidikan yang diperuntukkan bagi anak usia 4 – 6 tahun.

Jika Anda ingin anak Anda mendapatkan pendidikan agama sejak dini dan tumbuh dalam lingkungan yang lebih religius, RA mungkin pilihan yang tepat. Bedanya, pada capaian pembelajaran pada elemen nilai agama dan budi pekerti dirumuskan oleh Kepmenag RI Nomor 347/2022.

Dari tabel di atas dapat kita lihat bahwa dari tiga elemen capaian pembelajaran pada TK, ada dua elemen yang menjadi acuan untuk capaian pembelajaran di RA.

Elemen pembelajaran tersebut adalah jati diri dan dasar-dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni yang berlandaskan dari Permendikbudristek No. 12 tahun 2024. Jangan lupa untuk terus mengunjungi website kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia pendidikan anak. TK umumnya mengikuti kurikulum yang lebih umum dan komprehensif, yang mencakup berbagai mata pelajaran seperti matematika, bahasa Indonesia, sains, seni, dan olahraga.

Namun, terdapat perbedaan antara keduanya. Sehingga, baik TK dan RA tentunya ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kelebihan TK

  • Dikelola oleh Kemendikbud
  • Banyak pilihan jenis TK khusus agama, misalnya TK Islam, TK Kristen dan lain-lain.
  • Mata pelajaran di TK lebih umum
  • Anak-anak di TK agamanya bisa beragam, seperti Islam, Kristen, Katolik, Budha dan lain-lain
  • Seragam TK bisa bermacam-macam, bisa seragam Islami dan seragam umum/bebas

Kekurangan TK

  • Ada beberapa mata pelajaran yang ada di RA namun tidak ada di TK, contoh : tahfidz, aqidah, fiqih, dll.

Kelebihan RA

  • Cocok untuk orang tua yang ingin menanamkan pendidikan Agama Islam sejak dini
  • Mata pelajaran berfokus pada ajaran Islam dan lebih beragam, contoh tahfidz, aqidah, fiqih, qiroah, tahsin, tajwid, dll
  • Seragam RA menggunakan baju muslim, baik untuk mengajarkan anak-anak menutup aurat
  • Banyak pelajaran hapalan surat dan doa-doa

Kekurangan RA

  • Biasanya fasilitasnya tidak selengkap TK
  • Sudah jarang ditemui, karena saat ini pengelola yayasan dalam membangun satuan pendidikan memilih untuk mengikuti peraturan kemendikbud, sehingga RA biasanya diganti dengan TK Islam

FAQ

Apa itu ABA?

Apa bedanya ABA dengan RA?

ABA adalah singkatan dari Aisyiyah Busthanul Athfal merupakan satuan pendidikan yang dirintis oleh organisasi atau yayasan ‘Aisyiah (organisasi otonom dalam Persyarikatan Muhammadiyah). Sementara itu, area bermain di RA tidak seluas di TK.

Tabel Perbandingan Kurikulum TK dan RA

Berikut adalah tabel perbandingan kurikulum pada TK dan RA:

KurikulumTKRA
Usia siswa4-6 tahun2-4 tahun
Metode pembelajaranFokus pada pengembangan kognitif anakFokus pada pengembangan motorik halus serta pengenalan sosial dan agama Islam
Isi kurikulumMatematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sainsPengenalan agama Islam, menghafal doa, sholat, mengenal nabi dan rasul
Jumlah jam belajar per hari2-3 jam1-2 jam

Dari perbandingan antara kurikulum TK dan RA, dapat disimpulkan bahwa meskipun keduanya sama-sama mengajarkan anak-anak, namun kedua institusi tersebut memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal metode pembelajaran, isi kurikulum, pola pengajaran, dan situasi belajar mengajar.

RA bertujuan untuk membentuk karakter dan nilai-nilai keagamaan sejak dini, serta membantu anak-anak dalam memahami dan menghafal Al-Quran. Sementara itu, RA atau Raudhatul Athfal adalah lembaga pendidikan yang khusus diperuntukkan bagi anak usia pra-sekolah dengan pendidikan yang lebih religi.

TKRA
Tidak menerapkan pembelajaran keagamaanMenerapkan pembelajaran keagamaan
Lebih menekankan pada kegiatan belajar yang bermain dan seniLebih menekankan pada pembelajaran keagamaan dan akhlak
Tidak memiliki batasan agama tertentuMenerapkan pembelajaran dengan konsep agama Islam

Meskipun ada perbedaan dalam hal pendekatan pembelajaran, namun baik TK maupun RA memiliki tujuan yang sama yaitu membantu anak-anak usia pra-sekolah dalam proses belajar dan perkembangan mereka secara menyeluruh.